KabarIndonesia - "WCS", salah satu lembaga peneliti dan pemerhati harimau Sumatera bersama Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BB-TNGL) mulai mengidentifikasi individu melalui pemberian kode pada belang harimau layaknya sidik jari manusia. 

Peneliti dari WCS, Rahmad Adi Ucok mengatakan, masing-masing harimau secara digital akan memiliki kode identitas seperti halnya e-KTP. Tujuan dari monitoring populasi ini adalah untuk mengidentifikasi individu dan mendeteksi beberapa faktor potensial yang berkontribusi bagi kelestarian dan kepunahan lokal kucing besar yang secara morfologi memiliki postur lebih besar dan berotot dibandingkan dengan subspecies di selatan hutan tropika belahan Sumatera.

 "Kami berusaha melakukan pemasangan 288 camera trap berpasangan pada interval jarak tidak lebih dari 3 km, melalui prinsip populasi tertutup sampai dengan ketinggian lebih dari 3014 m dpl. Lokasi medannya terbilang ekstrim, vegetasi rapat, suhu rendah, tekanan udara tinggi dan banyak yang terjal," tandasnya. 

Kegiatan ini juga didukung oleh simpatisan dari MAPALA Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, MAPALA Universitas Gunung Leuser, Bungalow Mr. Jali Gayo Luwes, Aceh Tenggara, serta Langkat. (*)

Posted in: Terrestrial

Related Images

Pemberian e-KTP pada Harimau Leuser

Copyright 2007-2017 by Wildlife Conservation Society

WCS, the "W" logo, WE STAND FOR WILDLIFE, I STAND FOR WILDLIFE, and STAND FOR WILDLIFE are service marks of Wildlife Conservation Society.

Contact Information
Address: 2300 Southern Boulevard Bronx, New York 10460 Phone Number: (718) 220-5100