May 18, 2017
• Disita 253 ekor reptil: 181 ekor kadal dan biawak (6 jenis), 65 ekor ular (4 jenis), dan 7 ekor kura-kura (2 jenis)
• Tersangka melanggar Undang-Undang No. 16 tahun 1992 tentang Karantina hewan, ikan dan tumbuhan dengan hukuman maksimum 3 tahun penjara

Jakarta, Indonesia (18 Mei 2017). Pihak Angkasa Pura II, Bandara Soekarno Hatta bersama petugas karantina dan kepolisian menangkap seorang pria yang akan menyelundupkan ratusan ekor reptil dari Medan, Sumatra Utara ke Haneda, Jepang.
Pada hari Selasa, 16 Mei, seorang pria Jepang berusia 51 tahun tertangkap di Bandara Soekarno Hatta membawa empat koper dan satu kotak berisikan 253 reptil termasuk diantaranya tiga jenis satwa yang dilindungi undang-undang Indonesia. Wakil direktur Angkasa Pura II, Bapak Ruchyana menjelaskan, “ tersangka tertangkap membawa jenis yang dilindungi seperti Ular Pohon Hijau, Kadal Borneo dan Kura-kura Moncong Babi yang dilindungi pemerintah Indonesia dan Internasional. Kami dari Angkasa Pura berkomitmen kuat untuk mencegah tindakan melawan hukum terkait penyelundupan satwa dilindungi melalui koordinasi dengan instansi terkait termasuk kepolisian setempat”. Kepala Bidang Penindakan dan Pengawasan Balai Besar Karantina Pertanian Bandar Udara Soekarno Hatta, Ridwan Alaydrus menambahkan “Pelaku akan menjalani proses penyidikan oleh PPNS dan akan dijerat dengan Undang-Undang No. 16 Tahun 1992 dengan ancaman hukuman maksimal 3 tahun penjara.
Manager Wildlife Crimes Unit (WCU), Dwi Adhiasto menjelaskan, “Kami sangat menghargai upaya dari Angkasa Pura dan Petugas Karantina untuk mengatasi perdagangan satwa liar di Indonesia. Kami berharap bahwa tersangka tidak hanya dijerat dengan Undang-Undang No. 16 tahun 1992 tentang Karantina hewan, ikan tumbuhan melainkan dengan Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem dimana ancaman penjara maksimal 5 tahun dan denda sebesar 100 juta rupiah. Tersangka adalah ‘pemain besar” dalam perdagangan dan penyelundupan reptil. Pada tahun 2005 pernah ditangkap kepolisian federal Australia karena menyelundupkan 39 ekor reptil eksotis dari Singapura ke Australia melalui Thailand. WCU berkomitmen untuk mendukung pihak terkait di Indonesia dalam proses ini.”

 

Posted in: Press Releases

Copyright 2007-2017 by Wildlife Conservation Society

WCS, the "W" logo, WE STAND FOR WILDLIFE, I STAND FOR WILDLIFE, and STAND FOR WILDLIFE are service marks of Wildlife Conservation Society.

Contact Information
Address: 2300 Southern Boulevard Bronx, New York 10460 Phone Number: (718) 220-5100